Berita

Forsikatel TR 1 Gelar Seminar Kesehatan “Kurangi Resiko & Lawan Osteoporosis”

By  | 

Peringatan hari Kartini Tahun ini diselenggarakan dengan menggelar Seminar Kesehatan bertema “Kurangi Resiko & Lawan Osteoporosis” di Aula 100% Fiber Witel Medan, Rabu (26/4) . Acara dibuka Wakil Ketua Forsikatel TR 1 Sumatera Lani Asep Kartiwan dan mewakili Manajemen TR 1 Sumatera Mohammad Syibli selaku GM Witel Medan.

Turut hadir Manager Yakes Area Sumatera Hudry, narasumber dr. Cut Adeya Adella SpOG (K) beserta Angota Forsikatel TR 1 Sumatera dan karyawati Kantor Telkom Regional 1 , Witel Medan dan anak perusahaan.

Ketua Forsikatel TR 1 Sumatera yang diwakili Wakil Ketua Forsikatel TR 1 Lani Asep Kartiwan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia yang telah menyelenggarakan acara peringatan hari Kartini. Pesan ketua Forsikatel TR 1 Sumatera semoga anggota Forsikatel semakin paham tentang kesehatan terutama tentang osteoporosis dan bersemangat menjaga kesehatan serta menyebarkan pengetahuan tentang osteoporosis kepada yang lain.

Peringatan hari Kartini selalu kita peringati setiap tahun tentu saja tidak hanya sekedar ceremonial tetapi kita harus mengambil hikmah dan manfaatnya yaitu emansipasi wanita. Tujuannya untuk persamaan hak tetapi tentu saja wanita Indonesia tidak melupakan kodratnya sebagai wanita . Lani menyampaikan semua anggota Forsikatel TR 1 adalah anggota Dewan DPR yaitu ‘Dewan Perwakilan Dapur’ di mana peran utamanya mengurus keluarga.

Kita menyelenggarakan acara ini dengan harapan bisa mengambil manfaat dan keuntungan untuk ditularkan terutama buat keluarga dan sekitarnya. Para wanita Indonesia terus berupaya meningkatkan perannya demi kebaikan bangsa dan negara minimal untuk keluarganya sendiri tanpa melupakan kodrat sebagai wanita. Semoga muncul generasi Kartini baru untuk terus berjuang sebagai pondasi penting bangsa dan negara demi kemajuan Indonesia. Acara ini adalah forum silaturahmi harapannya bisa diikuti dengan santai dan fun.

Mohammad Syibli mewakli EVP TR 1 Sumatera membuka acara Seminar Osteoporosis dalam rangka Peringatan hari Kartini.

Ia mengatakan terkait emansipasi wanita dan hubungannya dengan osteoporosis adalah untuk menjadi pejuang seperti Kartini harus sehat dan jangan sampai terkena osteoporosis. Kondisi pekerjaan di kantor saat ini ada perubahan direksi dan cara bekerja serta target yang menjadi 4 kali lipat dari target sebelumnya. Maka, para istri harus paham dengan kondisi perusahaan saat ini yang cukup berat dan menantang, tentu butuh dukungan dari para istri dalam bentuk menjaga kesehatan diri dan keluarga.

Harapannya kita dapat menjaga kesehatan dengan baik sehingga tidak terkena osteoporosis. Jika ibu-ibu sehat maka suami akan bekerja dengan tenang di kantor. Kita harus dapat menyeimbangkan antara olahraga , olah rasa, olah ruh dan olah rasio. Ada 4R yang selalu harus dijaga keseimbangannya di mana harus fun situasinya. Dengan kondisi target seperti ini bekerja di Telkom harus fun. Seimbang antara Rasa, Ruh, Raga dan Rasio. Selamat hari Kartini, semoga acara pagi ini lancar dan bermanfaat bagi kita semua serta bisa ikut menyebarkan informasi tentang osteoporosis ini.

Dr. Cut Adeya Adella, SPoG (K) menjelaskan osteoporosis adalah kondisi saat kualitas kepadatan tulang menurun. Osteoporosis terjadi karena kekurangan kalsium yang berhubungan dengan usia dan ketidakseimbangan antara kecepatan hancurnya tulang dan pembentukan tulang yang baru. Wanita yang memiliki risiko tinggi menderita osteoporosis.

Selanjutnya dijelaskan gejala dan penyebab terjadinya osteoporosis ini. Seminar Kesehatan tentang osteoporosis memberikan respon positif dari anggota Forsikatel yang hadir karena sangat bermanfaat khususnya bagi kaum wanita yang rentan mengalami keropos tulang. Paparan dari narasumber sangat lengkap menceritakan mulai dari apa itu osteoporosis, penyebabnya dan bagaimana pencegahannya serta penanggulangan apabila sudah terkena penyakit tersebut. Dilanjutkan dengan tanya jawab seputar osteoporosis dan kesehatan wanita lainnya. Bedah kesehatan ini dipandu Dr. Cut Adeya Adella, SPoG (K).

Pada akhir sesi diadakan penilaian busana terbaik kepada anggota Forsikatel yang hadir dan ada lima ibu-Ibu yang berpenampilan terbaik yaitu Lita Ruslan, Rince Simanjuntak, Nurmian, Julinda James, dan Eka Kadir.

Ibu-Ibu yang berpenampilan terbaik mendapatkan bingkisan yang diserahkan langsung Wakil Ketua Forsikatel TR1 Lani Asep Kartiwan. (diana/red01)

Official Akun Admin Forsikatel Group

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *